Chart Harga

Chart adalah jantung dari trading. Sebagai tambahan untuk membantu trader memonitor nilai posisi mereka saat ini, Chart juga membantu trader melihat di mana harga telah berada, untuk digunakan sebagai acuan harga selanjutnya.

 
Belajar Trading > Menengah > Chart Harga

Membaca chart harga

Chart adalah jantung dari trading. Sebagai tambahan untuk membantu trader memonitor nilai dari posisi mereka saat ini, chart juga membantu trader di mana harga telah berada, untuk digunakan sebagai acuan harga selanjutnya. Dengan demikian, memahami bagaimana membaca harga chart adalah langkah penting menjadi seorang trader.

Konsep pertama yang perlu anda memahami adalah harga menunjukkan perilaku yang relatif terhadap waktu.

Price charts

WAKTU:X-Axis (Kiri ke Kanan)

Komponen waktu dari chart harga adalah membaca dari x-axis (kiri ke kanan). Semakin kita melihat ke kiri, semakin lampau data yang ditampilkan. Candle atau bar terakhir menunjukkan periode waktu saat ini. Setiap candle atau bar menunjukkan satu unit waktu; pada bagian atas chart harga biasanya ada pengaturan untuk mengubah satuan waktu. Jika timeframe diatur di daily, ini berarti setiap candle atau bar mewakili aktivitas harga setara 1 hari. Jika diatur di 5 menit, ini berarti setiap candle atau bar mewakili akivitas harga tiap  menit.

HARGA:Y-Axis (Atas ke bawah)

Harga sebuah instrumen dibaca di axis vertikal. Semakin tinggi sebuah candle atau bar, semakin tinggi harga selama periode waktu. The higher a candle or bar is, the higher price was during that time period. Sebaliknya, sebuah candle atau bar yang berada di bawah chart menunjukan harga relatif rendah.

Komponen Harga

Pada sebuah chart candle atau bar, tiap unit pada chart menunjukkan 4 elemen.

OPEN PRICE: Ini harga yang pembukaan dalam suatu periode. Pada chart bar, garis horizontal ke kiri menunjukkan open price. Di candle, bagian yang lebih rendah dari body (badan) candle adalah pembukaan jika candle tidak merah, atau warna lainnya yang menunjukkan penutupan lebih rendah dari pembukaan. Jika warna candle merah atau warna lainnya yang menunjukkan penutupan lebih tinggi dari pembukaan, tinggi badan menunjukkan pembukaan.

HIGH PRICE: Harga tertinggi dalam trading selama periode tersebut.

LOW: Harga terendahdalam trading selama periode tersebut.

CLOSE: Harga penutupan selama periode tersebut. Warna digunakan untuk membedakan pembukaan dan penutupan.

Pada akhir periode, proses ini akan berulang membentuk candle/bar baru.

Berikut adalah visualisasi setiap tipe candle.

Ada 3 chart harga yang paling umum dan bentuk dasar, yaitu: Line Chart, Bar Chart, dan Candlestick Chart. Walaupun ketiga chart ini memberikan informasi harga yang bervariasi, chart-chart ini mempunyai konsep waktu (periode) yang sama.

Price charts
Price charts
Price charts
Back to top