Bagaimana berdagang tembaga 

Analis mendalam untuk oportunitas dagangan di pasaran tembaga

 

Dagangan tembaga – Dasarnya

Tembaga ialah logam berwarna merah dipercayai logam pertama digunakan oleh manusia. Hari ini, tembaga digunakan dalam industri perusahaan pengeluaran barangan harian seperti wayar listris, microwave dan sistem pemanasan rumah.

Bukan seperti emas, perak dan platinum, tembaga tersedia dapat jumlah yang banyak secara alami, dengan ongkos lebih rendah dan tidak dilihat sebagai mata uang. Industrialisasi massa dunia membangun telah mendorong penghasilan tembaga sejak 2011.

Karena penggunaan dalam industri berbeda, harga tembaga digunakan sebagai barometer prestasi ekonomi global. Sebab mengapa pedagang komoditi menyebutnya sebagai Dr. Copper. Dengan posisi kukuh dalam ekonomi dunia, mari kita lihat sifat unik pasaran, faktor yang memengaruhi harga dan pedagang boleh mengambil peluang.

Fitur utama tembaga

 
  1. Negara pengeluar tembaga utama dunia

Kurang lebih 20 juta tan tembaga ditambang setiap tahun dalam negara seluruh dunia, dengan negara berikut mayoritas penambangan nya:

  • Australia

  • Canada

  • Congo

  • Peru

  • Chile


     
  1. Negara pengguna tembaga utama dunia

Negara utama yang menggunakan tembaga, karena itu ia penting dalam menentukan permintaan dan harganya :

  • China

  • Russia

  • US

  • Eropah

  • Jepang

 
  1. Mendaur ulang

Tembaga ialah salah satu logam yang sering didaurulang. Hampir 10% tembaga global datang dari daur ulangan.

Adakah anda bersedia berdagang tembaga secara langsung?

 


Cipta akun

Apa yang memengaruhi harga tembaga?

Karena penggunaan luas tembaga dalam ekonomi dan negara-negara yang mendagangkannya, ia sukar untuk menentukan faktor yang memengaruhi harga tembaga. Untuk membantu pedagang mengerti apa yang mendorong pasaran tembaga, di bawah kami jelaskan faktornya dalam empat kategori utama.
 

  1. Permintaan dari negara membangun

Pasaran membangun dengan ekonomi berkembang cepat di antara pendorong utama harga tembaga. Pembangunan Cina, India dan Brasil telah melihat peningkatan permintaan tembaga dalam dekade sebelum ini. Indikator utama yang perlu diamati pedagang tembaga ialah prestasi negara ini dan tingkat pertumbuhan negara mereka.

 
  1. Ketidaktentuan penawaran

Penting diketahui bahwa ketidakstabilan politik punya kesan langsung ke atas harga tembaga. Contohnya Afrika Selatan, rantau utama penambangan tembaga. Pada 2007, Presiden Bolivia menasionalisasikan industri penambangan negara itu, gangguan penawaran menyebabkan harga meningkat tinggi.

 
  1. Pasaran perumahan AS

Karena tembaga banyak digunakan dalam pembinaan rumah, magnitud pasaran perumahan AS, menjadikannya kunci utama ekonomi untuk diperhatikan. Laporan seperti GDP AS Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product) dan daftar gaji bukan pertanian atau Non-Farm Payrolls adalah kunci untuk pedagang tentang harga tembaga.

 

Sejarah harga tembaga

Grafik menunjukkan fluktuasi harga tembaga semenjak 1970. Selepas aliran turun 2011 hingga 2015, harga tembaga meningkat sepanjang dua tahun ini. Dibanding dengan emas, ada korelasi kuat sepanjang beberapa dekade, walaupun tembaga dilihat sebagai komoditi industri dan emas dianggap bernilai uang. Aturan praktisnya, bila pedagang yakin tentang ekonomi global, mode mengambil risiko akan mendorong harga tembaga naik.

 

Grafik harga tembaga 1975 - 2017


 

 

Contoh dagangan tembaga

Mari lihat dagangan tembaga secara praktek. Kajian anda menunjukkan angka yang lebih tinggi dari anggaran GDP dari China dan anda menjangka harga tembaga akan naik. Untuk sebab itu, amda beli 10 kontrak tembaga pada 3.1140. Posisi saiz ini sama dengan untung atau rugi $10 per 0.0001 pergerakan harga.

Beberapa hari kemudian, pasaran tembaga meningkat naik dan anda memilih untuk menutup posisi anda dan mengambil untung. Keberuntungan anda dikira seperti berikut : (2.6750 – 2.6400) x $10 = $350

 
  • Kini anda mengerti pasaran tembaga, langkah selanjutnya

  • Mulai dagangan

Naeem Aslam -

Technical Analysis: Brent and Gold

-

Mixed inflation weighs on Greenback

The combined effect of weak retail sales last week, FED talk of steepening the yield...Ketahui lebih lanjut

-

The Week Ahead - 26th August 2016

A snapshot view and breakdown of next week's economic calendar, which houses...Ketahui lebih lanjut

Back to top